Friday, November 4, 2016

Bandar Bola - Mobil Lamborghini Raffi Ahmad Alami Kecelakaan

Bandar Bola - Mobil Lamborghini Raffi Ahmad Alami Kecelakaan, Mobil Lamborghini milik Raffi Ahmad mengalami kecelakaan di Malang, Jawa Timur, Jumat (4/11/2016). Bagian depan mobil berharga miliaran rupiah itu ringsek akibat menabrak sebuah pohon.

Bandar Bola
Bandar Bola

Namun beruntungnya, bukan Raffi Ahmad yang mengendarai mobil tersebut, melainkan staf Lamborghini dari Jakarta.

"Raffi tidak berada di mobil itu. Raffi lagi syuting di Jakarta. Mobilnya dibawa sama staf Lambhorgini dari Jakarta," ungkap manajer Raffi Ahmad, Mira, saat dihubungi via telepon, Kamis (4/11/2016).


Mobil berwarna putih dengan nomor polisi B 1 AMY itu rencananya akan digunakan suami Nagita Slavina ini untuk menjalani touring dari Malang ke Surabaya, Sabtu (5/11/2016). Menurut Mira, mobil buatan Italia itu sudah sampai lebih dulu di Malang sebelum Raffi Ahmad tiba di sana.

"Besok Raffi baru mau ke Malang. Mobilnya sudah duluan sampai," kata Mira.

Mira sendiri tak bisa berbicara banyak mengenai kecelakaan tersebut. Ia pun belum mendapat informasi yang lengkap mengenai kecelakaan tersebut.  "Aku belum dapat detailnya, nanti aku cek dulu ya," kata Mira.



- Posted by -

Thursday, November 3, 2016

Bandar Bola - Pesan Jokowi: Bekerja Saja Seperti Biasa pada 4 November

Bandar Bola - Pesan Jokowi: Bekerja Saja Seperti Biasa pada 4 November, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk tenang dan tetap berkegiatan seperti biasa pada Jumat 4 November besok, meskipun ada demo yang dilakukan organisasi masyarakat (ormas).

Bandar Bola
Bandar Bola

Sejak awal kabar aksi demo besar-besaran ini mencuat, Jokowi sudah menjamin kebebasan warga untuk menyampaikan pendapat. Bagi warga yang tidak ikut unjuk rasa pun silakan melakukan kegiatan sehari-hari.

"Ya bekerja seperti biasanya," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (3/11/2016).


Dia mengatakan, seluruh aparat keamanan baik Polri maupun TNI sudah bersiaga untuk mengamankan aksi 4 November ini. Meski banyak isu negatif yang berkembang, diharapkan aksi unjuk rasa ini berjalan dengan lancar dan aman.

"Bekerja seperti biasanya, yang sekolah ya sekolah seperti biasanya," pungkas Jokowi.

Aksi demo 4 November 2016 ini berkaitan dengan tuntutan massa agar pemerintah melanjutkan proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dinilai telah menistakan agama. Sedikitnya 25 ribu orang akan bergabung dalam aksi.

Rencananya, massa akan berjalan kaki dari Masjid Istiqlal melewati Jalan Medan Merdeka Timur. Massa juga akan melintas di depan Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan. Selanjutnya, massa bergerak menuju Istana melalui Jalan Medan Merdeka Barat.

Setelah diterima di Istana dan melakukan beberapa orasi, massa kemudian bergerak ke Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.



- Posted by -

Wednesday, November 2, 2016

Bandar Bola - Massa Penolak Ahok Lempari Bus Brimob dengan Telur

Bandar Bola - Massa Penolak Ahok Lempari Bus Brimob dengan Telur, Puluhan massa yang menolak kedatangan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Rawa Belong, Jakarta Barat, melempari bus yang ditumpangi puluhan Brimob dengan telur.

Bandar Bola
Bandar Bola

Tidak hanya itu, massa yang geram akan kedatangan Ahok ke kampungnya menutup jalan sambil berorasi dan membentangkan berbagai kertas karton bertuliskan penolakan terhadap Ahok.

"Tolak Ahok sekarang juga," teriak para demonstran di lokasi, Jakarta Barat, Selasa (2/11/2016).


Aksi pelemparan tersebut, merupakan bentuk kekesalan mereka karena dikelabui. Sebab, puluhan Brimob itu berdiri seolah mengamankan sesuatu di pasar bunga.

Tapi nyatanya, Ahok mengunjungi warga di pasar kaget di Jalan Ayub kawasan Rawabelong, Kebon Jeruk.

Puluhan orang itu akhirnya melempari bus yang berisi brimob itu dengan telur. Sementara sebagian massa lain mengejar Ahok dan terlibat dorong-dorongan dengan Polisi.

Cagub petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berkampanye di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat. Saat melewati sebuah pasar, tiba-tiba sekelompok orang datang berteriak menolak kedatangan Ahok.

Semula kondisi aman, Ahok memasuki lorong pasar dan menyapa warga. Namun, berselang lima menit, dari arah belakang muncul sekumpulan warga meminta Ahok untuk pergi.

Saat massa berjarak sekitar 300 meter, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Lambe meminta kepada tim kampanye Ahok untuk segera mengevakuasi Ahok sebelum dekat dengan kerumunan massa.

"Bapak (Ahok) evakuasi sekarang," kata Lambe kepada salah satu tim kampanye Ahok.

Alhasil, Ahok dievakuasi dengan angkutan umum yang melintas guna menjauh dari kerumunan massa. Sementara massa yang menunggu kedatangan Ahok saling dorong dengan petugas kepolisian yang menghadang mereka.



- Posted by -

Tuesday, November 1, 2016

Bandar Bola - Prabowo Beri Sinyal KMP Bakal Koalisi di Pilkada DKI

Bandar Bola - Prabowo Beri Sinyal KMP Bakal Koalisi di Pilkada DKI, Sejumlah elite petinggi partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) menggelar pertemuan tertutup di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Bandar Bola
Bandar Bola

Mereka hadir untuk membahas sejumlah persoalan nasional dan politik terkini. Terutama isu pilkada DKI Jakarta yang dalam waktu dekat ini akan segera digelar.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sempat memberi sinyal KMP bisa saja kembali berkoalisi untuk memperebutkan kursi DKI 1.


"Kemungkinan-kemungkinan seperti itu ya bisa saja," ucap Prabowo Kamis malam (31/3/2016).

Sementara Presiden DPP PKS Shohibul Iman yang berada di sebelah Prabowo, mengaku saat ini partainya masih fokus pada penjaringan bakal calon Gubernur DKI periode 2017-2022.‎

Kendati, pihaknya juga menerima siapa saja calon yang ingin maju untuk melakukan komunikasi politik.

‎"Kita sedang mempersilakan calon-calon yang ada, sehingga kita bisa lihat mana yang paling bagus untuk demokrasi lebih baik," ucap Sohibul.

Beberapa tokoh yang bakal maju di bursa Pilkada DKI 2017 telah menjalin komunikasi politik dengan PKS, antara lain Yusril Ihza Mahendra dan Sandiaga Uno. Namun, PKS belum menentukan siapa yang bakal diusung pada Pilkada DKI mendatang.

"Kita belum ada (calon), masih umum ya," pungkas dia.



- Posted by -

Sunday, October 30, 2016

Bandar Bola - Panglima TNI: Tak Ada Toleransi bagi Pemecah Belah Bangsa

Bandar Bola - Panglima TNI: Tak Ada Toleransi bagi Pemecah Belah Bangsa, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo agar bertindak tegas kepada setiap gerakan apa pun yang dianggap berpotensi memecah belah persatuan bangsa, jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2017.

Bandar Bola
Bandar Bola

"Sebagai alat negara, TNI tidak akan mentolerir gerakan-gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba bangsa dengan provokasi dan politisasi SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan)," ujar Gatot di Mako Grup I Kopassus, Serang, Banten, Minggu (30/10/2016).

Gatot melanjutkan, TNI akan menjadi yang terdepan dalam menumpas kelompok-kelompok yang berusaha memecah belah keutuhan bangsa. Dia mengimbau kepada seluruh prajuritnya agar tidak ragu dalam menjaga kedaulatan NKRI.


"TNI akan menjadi garda terdepan untuk menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa," ucap jenderal bintang empat itu.

Gatot menegaskan, pihaknya siap untuk bekerja sama dengan Polri dan instansi lainnya dalam menjaga keutuhan bangsa.

"Tegakkan satu komando dan jangan ragu bertindak untuk menjaga kutuhan dan kedaulatan NKRI," Gatot menandaskan.



- Posted by -

Saturday, October 29, 2016

Bandar Bola - Demokrat Persilakan Ruhut Pilih Jalan Hidupnya Sendiri

Bandar Bola - Demokrat Persilakan Ruhut Pilih Jalan Hidupnya Sendiri, Ruhut Sitompul turut hadir dalam acara Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas sebagai juru bicara peserta Pilkada DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat.

Bandar Bola
Bandar Bola

Ruhut masih berstatus sebagai kader Partai Demokrat. Padahal, partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono itu mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Ketua Tim Pemenangan Agus-Sylvi, Nachrowi Ramli, enggan menanggapi banyak tentang kedatangan Ruhut. Menurut dia, itu sudah menjadi pilihan anggota Komisi III DPR tersebut.


"Ruhut ya dia punya pilihan sendiri, silakan saja. Kita enggak ada tanggapan, itu adalah cara dia hidup kayak gitu," ujar pria yang biasa disapa Nara ini di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016).

Menurut dia, seharusnya, Ruhut tidak bertindak seperti itu. Hal tersebut dikarenakan setiap berorganisasi sudah ada aturan mainnya dan sudah semestinya dia mengikuti.

"Berorganisasi harusnya kan ada aturan, aturan main, tapi kalau dia maunya seperti itu silakan," Nara memaparkan.

"Kita enggak bisa bilang (Ruhut) membangkang, tapi ada etika di kita, ada etika partai itu yang dewan komisi kehormatan yang membicarakan itu," dia menambahkan.

Terkait Ruhut sudah dipecat dari Partai Demokrat, Nara mengaku belum mengetahui hal tersebut. Ia mengatakan kalau itu urusan Komisi Pengawas dan Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

"Itu yang saya enggak tahu, yang jelas sudah ditangani dewan pengawas," Nara menegaskan.



- Posted by -

Friday, October 28, 2016

Bandar Bola - Jessica Wongso Ajukan Banding, Kejagung Siap Ladeni

Bandar Bola - Jessica Wongso Ajukan Banding, Kejagung Siap Ladeni, Jessica Kumala Wongso akan mengajukan banding atas vonis 20 tahun penjara yang dijatuhkan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jessica dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin.

Bandar Bola
Bandar Bola

Menanggapi hal ini, Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Noor Rochmad mengaku tak mempermasalahkan langkah hukum yang diambil Jessica dan tim pengacaranya. Pengajuan banding terhadap putusan hakim merupakan hal yang wajar.

"Kami sikapi sebagai suatu hal yang biasa, karena bagi terdakwa dan pengacara yang tidak puas dengan putusan itu, maka ruang untuk menguji di Pengadilan Tinggi," kata Noor Rochmad di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (28/10/2016).


Majelis hakim persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin memutuskan terdakwa Jessica Kumala Wongso bersalah. Majelis hakim memvonis Jessica dengan 20 tahun penjara.

Pengacara Jessica, Otto Hasibuan menyatakan keputusan hakim tidak adil dan bukan berdasarkan fakta hukum yang tersaji selama persidangan.

"Kami menganggap putusan hakim ini tidak adil dan tidak berdasarkan hukum. Kami melihat ada lonceng kematian keadilan di pengadilan ini," ujar Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 27 Oktober 2016.

Otto pun memutuskan untuk mengajukan banding atas vonis 20 tahun untuk Jessica Wongso. "Atas keputusan yang tidak adil ini, kami menyatakan banding," Otto menegaskan.



- Posted by -