Sunday, October 30, 2016

Bandar Bola - Panglima TNI: Tak Ada Toleransi bagi Pemecah Belah Bangsa

Bandar Bola - Panglima TNI: Tak Ada Toleransi bagi Pemecah Belah Bangsa, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo agar bertindak tegas kepada setiap gerakan apa pun yang dianggap berpotensi memecah belah persatuan bangsa, jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2017.

Bandar Bola
Bandar Bola

"Sebagai alat negara, TNI tidak akan mentolerir gerakan-gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba bangsa dengan provokasi dan politisasi SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan)," ujar Gatot di Mako Grup I Kopassus, Serang, Banten, Minggu (30/10/2016).

Gatot melanjutkan, TNI akan menjadi yang terdepan dalam menumpas kelompok-kelompok yang berusaha memecah belah keutuhan bangsa. Dia mengimbau kepada seluruh prajuritnya agar tidak ragu dalam menjaga kedaulatan NKRI.


"TNI akan menjadi garda terdepan untuk menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa," ucap jenderal bintang empat itu.

Gatot menegaskan, pihaknya siap untuk bekerja sama dengan Polri dan instansi lainnya dalam menjaga keutuhan bangsa.

"Tegakkan satu komando dan jangan ragu bertindak untuk menjaga kutuhan dan kedaulatan NKRI," Gatot menandaskan.



- Posted by -

Saturday, October 29, 2016

Bandar Bola - Demokrat Persilakan Ruhut Pilih Jalan Hidupnya Sendiri

Bandar Bola - Demokrat Persilakan Ruhut Pilih Jalan Hidupnya Sendiri, Ruhut Sitompul turut hadir dalam acara Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas sebagai juru bicara peserta Pilkada DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat.

Bandar Bola
Bandar Bola

Ruhut masih berstatus sebagai kader Partai Demokrat. Padahal, partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono itu mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Ketua Tim Pemenangan Agus-Sylvi, Nachrowi Ramli, enggan menanggapi banyak tentang kedatangan Ruhut. Menurut dia, itu sudah menjadi pilihan anggota Komisi III DPR tersebut.


"Ruhut ya dia punya pilihan sendiri, silakan saja. Kita enggak ada tanggapan, itu adalah cara dia hidup kayak gitu," ujar pria yang biasa disapa Nara ini di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016).

Menurut dia, seharusnya, Ruhut tidak bertindak seperti itu. Hal tersebut dikarenakan setiap berorganisasi sudah ada aturan mainnya dan sudah semestinya dia mengikuti.

"Berorganisasi harusnya kan ada aturan, aturan main, tapi kalau dia maunya seperti itu silakan," Nara memaparkan.

"Kita enggak bisa bilang (Ruhut) membangkang, tapi ada etika di kita, ada etika partai itu yang dewan komisi kehormatan yang membicarakan itu," dia menambahkan.

Terkait Ruhut sudah dipecat dari Partai Demokrat, Nara mengaku belum mengetahui hal tersebut. Ia mengatakan kalau itu urusan Komisi Pengawas dan Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

"Itu yang saya enggak tahu, yang jelas sudah ditangani dewan pengawas," Nara menegaskan.



- Posted by -

Friday, October 28, 2016

Bandar Bola - Jessica Wongso Ajukan Banding, Kejagung Siap Ladeni

Bandar Bola - Jessica Wongso Ajukan Banding, Kejagung Siap Ladeni, Jessica Kumala Wongso akan mengajukan banding atas vonis 20 tahun penjara yang dijatuhkan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jessica dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin.

Bandar Bola
Bandar Bola

Menanggapi hal ini, Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Noor Rochmad mengaku tak mempermasalahkan langkah hukum yang diambil Jessica dan tim pengacaranya. Pengajuan banding terhadap putusan hakim merupakan hal yang wajar.

"Kami sikapi sebagai suatu hal yang biasa, karena bagi terdakwa dan pengacara yang tidak puas dengan putusan itu, maka ruang untuk menguji di Pengadilan Tinggi," kata Noor Rochmad di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (28/10/2016).


Majelis hakim persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin memutuskan terdakwa Jessica Kumala Wongso bersalah. Majelis hakim memvonis Jessica dengan 20 tahun penjara.

Pengacara Jessica, Otto Hasibuan menyatakan keputusan hakim tidak adil dan bukan berdasarkan fakta hukum yang tersaji selama persidangan.

"Kami menganggap putusan hakim ini tidak adil dan tidak berdasarkan hukum. Kami melihat ada lonceng kematian keadilan di pengadilan ini," ujar Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 27 Oktober 2016.

Otto pun memutuskan untuk mengajukan banding atas vonis 20 tahun untuk Jessica Wongso. "Atas keputusan yang tidak adil ini, kami menyatakan banding," Otto menegaskan.



- Posted by -

Thursday, October 27, 2016

Bandar Bola - Mirna Hadir dalam Mimpi Suaminya Jelang Vonis Jessica

Bandar Bola - Mirna Hadir dalam Mimpi Suaminya Jelang Vonis Jessica, Keluarga Wayan Mirna Salihin bersorak gembira mendengar putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Jessica Kumala Wongso dengan 20 tahun penjara. Bahkan ayah Mirna, Darmawan Salihin, meneriakkan takbir usai mendengar vonis tersebut.

Bandar Bola
Bandar Bola

Menyambut kemenangan ini, keluarga mendiang Mirna yang hadir di persidangan, yakni ayahnya, suaminya Arief Soemarko, saudara kembarnya Sandy Salihin, dan ibunya Ni Ketut Sianty langsung memberikan keterangan pers.

Kegembiraan ini bukan tanpa alasan. Selama kasus Mirna bergulir sejak 6 Januari 2016, mereka telah mencurahkan banyak waktu dan pikiran, bahkan di saat mereka masih berduka.


Sang suami, Arief, mengaku kerap memimpikan istrinya selama kasus kopi sianida berjalan.

"Mimpi ketemu Mirna, tapi tiba-tiba hilang. Terus saya cari-cari di kamar mandi, dapur," ujar Arief di PN Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).

Dalam mimpi tersebut, Arief mengungkapkan, dia terus berusaha mencari sang istri hingga akhirnya berhasil menemukan sosok perempuan yang ia cintai itu. Rasa rindu pun ia luapkan meski hanya lewat mimpi.

"Ketemu dia ada di kamar. Dia lagi duduk, terus tersenyum ke saya. Setelah itu saya peluk," ucap Arief.

Kematian Mirna menyisakan kesedihan mendalam pada Arief Soemarko. Apalagi keduanya baru saja menikah sebelum peristiwa maut itu memisahkan mereka selamanya.

Meski kerinduan pada Mirna sudah tak terbendung lagi, Arief tak dapat berbuat apa-apa. Ia hanya bisa menatap potret istrinya yang diabadikan dalam sebuah bingkai.

"Sekarang saya cuma bisa memandang fotonya karena jasadnya kan sudah enggak ada," ucap Arief lirih.

Wayan Mirna Salihin tewas usai meminum kopi bercampur sianida pada 6 Januari 2016 di Kafe Olivier, Jakarta Pusat. Kopi itu dipesankan oleh sahabatnya, Jessica Wongso.

Jessica pun dituding sebagai pelaku tunggal yang sengaja meracuni Mirna. Hari ini, majelis hakim PN Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 20 tahun penjara untuk Jessica.



- Posted by -

Wednesday, October 26, 2016

Bandar Bola - Ritual Jessica Jelang Vonis Kasus Kopi Sianida

Bandar Bola - Ritual Jessica Jelang Vonis Kasus Kopi Sianida, Sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso memasuki babak akhir. Setelah pembacaan duplik terdakwa Kamis pekan lalu, sidang terakhir dengan agenda pembacaan vonis akan berlangsung pada Kamis, 27 Oktober 2016 besok.

Bandar Bola
Bandar Bola

Sebelum sidang vonis digelar, Jessica yang menjalani masa tahanan di Rutan Pondok Bambu saat ini berada dalam kondisi sehat. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Rutan Pondok Bambu Ika Yusanti.

"Saya ngobrol sekitar 5 menit sama dia saat keliling, cek satu per satu seluruh tahanan. Kondisinya secara umum sehat ya," ujar Ika saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (26/10/2016).


Menurut Ika, beberapa hari ini, Jessica Wongso lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beribadah dan mengisi waktu dengan aktivitas harian yang biasa ia jalankan.

"Dia lebih banyak ibadah, dia beberapa kali meminta waktu untuk ke wihara, menjalankan ibadah di wihara," ucap dia.

Ia pun mengatakan demi memberi semangat kepada Jessica, keluarga dan pengacara Jessica pada Selasa, 25 Oktober 2016 telah menjenguk perempuan berusia 28 tahun itu. Mereka pun meminta izin agar dapat menunaikan ibadah bersama Jessica saat kunjungan tersebut.

"Ya dari keluarga, pengacara datang saat jam besuk, dan mereka meminta izin untuk ke wihara bersama. Karena masuk jam besuk, ya kita izinkan," Ika menandaskan.

Kasus 'kopi sianida' Jessica memang cukup menyita perhatian publik. Semua berawal ketika Mirna tewas usai minum es kopi Vietnam yang dipesankan Jessica di Kafe Olivier, Jakarta Pusat pada 6 Januari 2016.

Mirna diduga tewas akibat racun sianida yang ada di dalam kopi tersebut. Jessica pun dituding menjadi pelaku tunggal yang sengaja meracuni Mirna.

Jessica didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Jessica telah dituntut dengan hukuman penjara selama 20 tahun. Kini nasibnya tinggal menunggu ketukan palu vonis majelis hakim.



- Posted by -

Tuesday, October 25, 2016

Bandar Bola - Hotman Siap Diperiksa terkait Ucapannya di Talk Show Kasus Mirna

Bandar Bola - Hotman Siap Diperiksa terkait Ucapannya di Talk Show Kasus Mirna, Nama Hotman Paris Hutapea kini dikait-kaitkan dengan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso. Hotman disorot lantaran kerap melontarkan pernyataan keras terkait kasus kematian Wayan Mirna Salihin ini.

Bandar Bola
Bandar Bola

Kini pengacara itu harus berhadapan dengan aparat kepolisian. Hotman dilaporkan ke polisi oleh lawan bicaranya di sebuah acara talk show bertajuk 'Polemik Pro Penasihat Hukum dan Pro Jaksa Penuntut Umum' terkait kasus Jessica Kumala Wongso. Hotman dituding telah melakukan pencemaran nama baik dan fitnah.

Hotman pun bereaksi atas laporan yang dilayangkan Mahidin Jaya itu. Pengacara senior itu mengaku siap memenuhi panggilan penyidik kepolisian kapan saja terkait laporan tersebut.


"Siap dong, harus dong, harus dateng. Itu kan jelas bukan pencemaran nama baik. Yang dia laporkan itu kan yang di televisi," ujar Hotman saat dihubungi, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Hotman mengklaim, tak ada unsur pencemaran nama baik pada pernyataannya terhadap Jaya. Dia menganggap apa yang disampaikan di dalam acara tersebut adalah untuk meluruskan pernyataan Jaya. Apalagi acara saat itu disiarkan secara luas di televisi nasional.

"Masa pendapatnya salah kita bilang benar. Coba tanya ahli hukum mana pun kalau pernyataannya itu benar. Ini kasus mengada-ada," tutur dia.

Pengacara nyentrik itu menegaskan, tak ada langkah hukum yang bakal ditempuh terkait pelaporan itu. Dia tetap yakin tak melakukan pencemaran nama baik terhadap Jaya.

"Ngapain (ada langkah hukum), itu (Jaya) kan pengacara junior, biarkan aja. Dengan ini kan dia jadi masuk TV kan. Ini kan bagian dari proses pembelajaran dia," tandas Hotman.

Laporan terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ini dilayangkan Mahidin Jaya pada Senin 24 Oktober 2016. Laporan terkait ucapan Hotman yang tak sopan terhadap dirinya saat acara talk show di salah satu stasiun televisi nasional.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menjelaskan, laporan itu dilakukan terkait ucapan Hotman yang tak pantas terhadap Jaya. Dalam acara tersebut, Hotman memotong pembicaraan Jaya dan memakinya dengan kata-kata tak sopan. 'Lu nggak pakai otak, pendapat lu terlalu bodoh, itu bodoh banget, parah banget sih lo, goblok nih orang'.

"Atas kejadian tersebut, pelapor merasa di‎cemarkan nama baiknya. Selanjutnya mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan," tutur Awi.



- Posted by -

Monday, October 24, 2016

Bandar Bola - Janji Anies-Sandi Usai Resmi Jadi Pasangan Calon di Pilkada DKI

Bandar Bola - Janji Anies-Sandi Usai Resmi Jadi Pasangan Calon di Pilkada DKI, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan tiga pasangan calon untuk mengikuti Pilkada DKI Jakarta 2017, salah satunya pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Bandar Bola
Bandar Bola

Usai ditetapkan mengikuti Pilkada DKI, Anies Baswedan mengimbau kepada seluruh pendukungnya menjaga etika, khususnya jika sudah masuk masa kampanye.

"Selama proses ini kita jaga etika, sampai Februari 2017. Demokrasi selama kampanye pun relawan adalah teman demokrasi," kata Anies di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016).


Anies berjanji setelah ditetapkan menjadi calon gubernur hari ini, tidak akan ada jarak dirinya dengan warga Jakarta, meskipun kini mendapat pengawalan dari kepolisian yang disediakan KPU.

"Kami ingin ada ruang, keleluasaan bagi masyarakat Jakarta," ujar Anies.

Sandiaga Uno juga menyampaikan, tidak akan menutup atau pun menjaga jarak dengan warga Ibu Kota. "Tentunya sekarang dengan jadwal yang ditetapkan KPU tidak akan mengubah saya, saya ingin Anies-Sandi dekat dengan rakyat dan menyerap aspirasi warga," ucap dia.

Sandi menuturkan, sudah berkomunikasi baik dengan tim pemenangan maupun tim yang mengawalnya agar bisa tetap dekat dengan warga.

"Tidak akan ada jarak, sudah izin tim pengamanan agar kami tetap menyatu, menunggal dengan rakyat," Sandiaga menandaskan.



- Posted by -